MIMPI BESAR
berawal dari
setetes tinta
kutabur dalam
lembaran kertas
lalu menjelma
menjadi kata
ungkapkan mimpi
besarku
“bukan hanya
bermimpi
tapi harus
bangun”
begitulah
mereka berkata
seperti
mengejek, aku terpojok
padahal aku
selalu terjaga
bersama mimpi
yang melekat
iringi hati
nurani yang suci
bukan hanya
bunga mimpi
beribu kata
menjadi sebilah mata pisau
mengkilat,
sayat hatiku
berdarah-darah
lalu kutambal
dengan sabar
tiada batas
bagaimana
dengan kau
sudahkah
berjalan
berlari bahkan
melompat?
kuharap
demikian
Bekasi, 19
Januari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar