Selasa, 10 November 2015

Yamashita Kenzo

Ada seorang putri raja yang sangat cantik tertidur hampir satu tahun di suatu kastil megah. Ia bernama Mizuki Ohara. Sudah banyak cara dilakukan raja untuk membangunkan putrinya, namun segala yang dilakukannya sia-sia. Tepat pada satu tahun tidurnya putri, Sang raja menyuruh utusannya untuk memberi kabar ke seluruh pemuda terbaik negeri, bahwasanya barang siapa yang dapat membangunkan putri, dia akan dijadikan menantu.

Maka dengan cepat utusan raja membagikan pamflet ke seluruh negeri yang disebarkan menggunakan  pesawat.
Pamflet itu kemudian ditemukan oleh seorang pemuda miskin dan berparas jelek yang tinggal di suatu pedesaan terpencil. Pemuda itu belum pernah melihat putri seumur hidupnya, dan dia merasa kasihan dengan putri karena sudah tertidur begitu lama.

Setelah membaca pamflet, pemuda yang bernama Yamashita Kenzo pun menghadapkan wajahnya di depan cermin. Cukup lama ia melihat-lihat wajahnya sendiri, sampai akhirnya ia berpikir tidak mungkin untuknya menjadi menantu raja dan mewariskan kerajaan. Dengan niat ingin melihat Sang putri karena kabar kecantikan Putri tidak ada yang menyaingi di seluruh negeri, maka ia memutuskan untuk berangkat ke kastil. Sebelum berangkat Kenzo berpikir bagaimana caranya agar putri dapat bangun. Karena kalau hanya dibangunkan dengan cara biasa, putri pastilah sudah bangun. Ia berpikir sangat keras. Dan, usahanya tidak sia-sia, ia mendapatkan ide yang menurutnya terbaik.

Karena tidak punya kendaraan, dan di pedesaan tesebut ia hanya tinggal bersama beberapa warga saja, maka ia pun berlari ke kastil dengan perbekalan seadanya. Lima hari ia habiskan waktu hanya untuk berlari dan terus berlari agar sampai di kastil tepat waktu. Sesampai di sana, telah berbaris pemuda terbaik negeri nan tampan ingin membangunkan putri. Hanya ia sendiri yang berwajah jelek dan berpakaian kusam. Kenzo dibanjiri cibiran dari semua pemuda yang berbaris. Ada yang mengatakan tidak tahu diri, tidak tahu malu, bahkan ada yang berkata andaikan putri bangun dari tidurnyaputri tidak akan mau dengannya. Meski begitu banyak yang mencibir dan menghinanya, ia tetap berada dalam barisan, karena niatnya adalah ingin melihat putri yang dikabarkan wanita tercantik di seluruh negeri sekaligus berusaha membangunkannya tanpa berharap lebih.

Satu-persatu pemuda memasuki ruang tempat sang putri tertidur di ranjangnya. Namun tidak ada yang berhasil. Sampai akhirnya giliran Kenzo tiba. Ia sangat bahagia dapat melihat sang Putri, namun terlihat raut wajah tidak menyenangkan dari seluruh yang ada dalam ruangan itu. Kenzo tidak menyentuh putri sedikit pun seperti yang dilakukan pemuda lain untuk membangunkannya. Secara diam-diam dan tersembunyi, ia mengeluarkan petasan dari tas kecil yang ia bawa. Diletakannya tas itu di bawah ranjang Sang putri, dan ia sendiri keluar dengan tenang agar tidak ada yang curiga padanya dan kemudian berlari sekencang-kencangnya dengan harapan sang putri akan bangun. Karena jika tidak, ia pasti akan ditangkap oleh raja. Ternyata sesuatu yang tidak pernah diduga siapa pun terjadi, Sang Putri terbangun karena kaget dengan suara petasan.

Akhirnya Sang raja memerintah utusannya untuk mencari Kenzo. Kenzo di bawa ke hadapan raja dan Sang putri yang cantik. Saat itu, sang putri pun bersedia menjadikan Kenzo yang jelek menjadi bagian hidupnya setelah mendengar alasan Kenzo bersedia membangunkannya. Kenzo pun tinggal di istana dan menjadi pangeran.

                                     ooOoo

Itulah kisah Kenzo; seorang pemuda yang memiliki wajah jelek dan miskin. Ada beberapa hal yang dapat kita petik hikmahnya dari cerita tersebut.

Pertama ialah: Tujuan. Tentukanlah tujuan hidup sehingga dalam menempuh hidup kita akan tahu ke arah mana kita akan melangkah, karena banyak sekali jalan yang ada di hadapan kita. Tanpa tujuan, kita tidak akan pernah sampai ke mana-mana. Tujuan hidup diperuntukan agar kita tidak terseok-seok dengan tujuan orang lain dan menjadi bagian kecil atau partikel dari tujuan besar mereka, agar kita mendapat kebebasan atau kemerdekaan jiwa. 

Yang kedua ialah: Pasang niat tulus. Jangan pernah berniat yang tidak baik. Tuhan telah memberikan kita hidup sebebas-bebasnya, maka mulailah dengan niat yang baik untuk segala kebaikan. Karena segalanya memiliki hukum sebab-akibat. Jauhkan segala niat untuk diri sendiri. Kita hanya akan menjadi manusia jika kita memanusiakan orang lain tanpa memandang ras, suku dan agama. Sebuah niat yang baik, akan menggerakkan kehendak Tuhan untuk menyerukan pada alam semesta dalam mewujudkan tujuan kita.

Yang ketiga ialah: Kuatkan tekad. Biarlah orang berkata apa tentang kita. Tutup telinga dan biarkan mereka bicara apa pun. Jika ada yang menghina, jangan balas dengan hinaan. Jika ada yang menyakiti, jangan balas dengan menyakitinya pula. Karena itu tidak bermanfaat untuk kita maupun dia. Ingatlah tujuan kita. Seperti tujuan Yamashita Kenzo yang ingin melihat Sang Putri. Tulus dan memiliki tekad yang kuat.

Yang keempat ialah: lakukalah hal yang memiliki nilai kemungkinan meskipun nilai keberhasilannya kecil. Biarkan orang berkata lo gila karena cara lo menurut mereka tidak masuk akal. Jika lo seorang amatir, jadilah amatir. Jangan menuntut profesionalitas. Yang perlu kita lakukan dalam mencapai tujuan adalah melakukan apa pun yang kita bisa lakukan.

Nah, sahabat, itulah hikmah yang dapat kita ambil. Segalanya butuh proses. Cara instan hanya menghasilkan hasil yang instan pula. Butuh kesabaran, dan jangan pernah membatasi kesabaran. Butuh kerja keras, kerja cerdas, dan semangat.

Bagi yang mau mendengar lagu gue, silakan klik sub menu Laguku. Kita juga bisa tukeran link biar bisa ngopi bareng. Gimana, setuju? Baiklah kalau begitu..

Tidak ada komentar: